+62 8527 0717 667 Call for more info

Consulting


NLP (Pengantar)

Neuro-linguistic programming (NLP) adalah sebuah pendekatan Komunikasi, Pengembangan Diri dan psikoterpi yang diciptakan oleh Richard Bandler dan J. Grider pada tahun 1970-an. Penciptanya mengklaim adanya hubungan antara proses neurologi ("neuro"), bahasa ("linguistic") dan pola perilaku yang dipelajari melalui pengalaman ("programming") dan bahwa hal tersebut dapat diubah untuk mencapai tujuan tertentu dalam kehidupan. Bandler dan Grinder mengklaim bahwa ketrampilan seseorang dapat "dimodel" menggunakan metodologi NLP kemudian ketrampilan tersebut dapat dimiliki oleh siapa saja. Bandler dan Grinder juga mengklaim bahwa NLP dapat mengobati masalah seperti pobia, stress, gangguan kebiasaan, penyakit psikosomatik, alergi, flu dan gangguan belajar, seringkali hanya dalam satu sesi terapi. NLP telah diadopsi oleh beberapa ahli terapis dan dalam seminar-seminar yang dipasarkan untuk bisnis dan pemerintahan. Ulasan penelitian empiris menunjukkan bahwa NLP telah gagal memproduksi hasil yang dapat diandalkan terhadap ajaran intinya. Bukti ilmiah mengungkapkan bahwa NLP didiskreditkan sebagai Pseudosains. Ulasan ilmiah menunjukkan adanya beberapa kesalahan faktual,dan gagal untuk menghasilkan hasil yang ditegaskan oleh para pendukungnya. Menurut psikolog klinis Grant Devilly (2005), NLP telah mengalami penurunan dalam prevalensi sejak tahun 1970-an. Kritik telah melampaui kurangnya bukti empiris untuk efektivitas, mengatakan bahwa NLP memamerkan karakteristik konsep dan terminologinya juga. NLP tampil sebagai contoh dari pseudosains untuk memfasilitasi pengajaran literasi sains di tingkat profesional dan Universitas ternama di dunia NLP juga muncul pada daftar intervensi yang didiskreditkan berbasis ulasan konsensus ahli. Dalam penelitian yang dirancang untuk mengidentifikasi "faktor dukun" dalam praktik kesehatan mental modern, Norcross et al. (2006)  mendaftarkan NLP sebagai kemungkinan didiskreditkan untuk pengobatan masalah perilaku.

NLP di Indonesia kini menjadi populer. Banyak para pelatih yang memberikan embel-embel ahli NLP. Kursus menjual dan mengelola SDM pun kini diberi label NLP. Di negara asalnya sendiri kini NLP telah berkembang demikian jauh melampaui aplikasi awalnya. NLP telah digabung, melebur, berasimilasi dengan banyak pendekatan ataupun intervensi proses lainnya dan menjadi suatu approach yang merupakan evolusi dari apa yang Bandler dan Grinder lakukan di era 70an.


Back to Top